Minggu, 03 Maret 2019

Sistem Agribisnis Peternakan (Subsistem Hulu)


Subsistem gribisnis hulu adalah kegiatan ekonomi yang menghasilkan industri hulu dan perdagangan sarana produksi pertanian primer seperti industri pupuk, obat-obatan, bibit/benih, mesin pertanian, dll, 

Subsistem agribisnis peternakan :
1. Penyedia alat-alat peternakan.
2. Penyedia bibit/benih.
3. Penyedia pakan.
4. Penyedia obat, mineral dll


Hasil pengamatan dan informasi
Video 1 peternakan Sapi Perah yang ada diluar negri :

Peternakan sapi perah yang ada di luar negri memiliki kandang yang moderen, dimana kandang yang digunakan untuk tempat sapi perah sangatlah besar dan tertutup. Untuk pemberian pakan sapi perah sudah menggunakan teknologi moderen, dimana pemberian pakan sapi susu perah sudah menggunakan traktor khusus untuk menyebarkan pakan rumput. Hal tersebut merupakan cara pemberian pakan sapi dengan efisien, karena hanya satu orang yang mengoprasikan traktor tersebut untuk menyebarkan pakan rumput. Tidak hanya efisien tenaga gerja saja tetapi juga efisien waktu pemberian pakan.
 

Kemudian untuk pemerahan susu sapi dilakukan di tempat khusus, dimana sapi digiring di tempat pemerasan susu yang sudah menggunakan teknologi modern Sapi yang sudah siap kemudian diberi alat pemerah susu modern, hal tersebut sangat berpengaruh dari hasil susu yang diperoleh. Tidak hanya hasil susunya saja yang maksimal tetapi dari efisien waktu lebih cepat dan tenaga kerja yang dibutuhkan untuk mengoprasikan mesin tersebut tidak banyak. Dengan teknologi mesin pemerah susu juga akan berdampak positif pada sapi, dimana sapi-sapi tersebut merasa lebih nyaman ketika air susunya diperah.

Kemudian untuk kebersihan kandang sapi perah juga sudah menggunakan teknologi moderen, dimana alat yang digunakan untuk membersihkan kandang adalah traktor khusu pembersih kotoran sapi. Teknologi yang digunakan sangatlah membantu peternak sapi, hal tersebut membuat efisien waktu dan tenaga kerja yang digunakan. Pembersihan kandang yang intensif juga berdampak positif pada sapi, dimana sapi lebih nyaman, terhindar dari setres dan terhindar dari penyakit. Hal tersebut juga berdampak pada hasil dan kualitas air susu yang diproduksi oleh sapi.
 

Video 2 Peternakan Sapi Perah di Malang Jawa Timur :


Lokasi peternakan sapi perah di desa Babadan kecamatan Ngajung Kabupaten Malang Jawa Timur. Peternakan yang ada di desa tersebut memproitaskan kenyamanan sapi perah, karena sapi perah yang nyaman dapat menghasilkan air susu yang berkualitas. kenyamanan yang diberikan untuk anakan sapi dari awal lahir hingga 2 bulan dengan memberikan kolostrum. Gizi yang diperlukan oleh anakan sapi sangat di perhatikan untuk mendapatkan sapi perah yang berkualitas. Setelah lewat 2 bulan sapi diberikan makanan khusus. untuk kandang anakan sapi dibuatkan fentilasi udara khusu yang dapat disebut Tanol Fentilesion. Adanya Tanol Fentilesion untuk sirkulasi udara lebih cepat, sehingga bau dari kotoran sapi lebih cepat keluar dan terganti dengan udara yang lebih segar. Untuk kebersihan kandang juga merupakan perhatian yang sangat penting. Kebersihan kandang dilakukan 2 sampai 3 kali sehari. Kotoran sapi yang dicairkan diubah menjadi kompos dan dapat dimanfaatkan oleh masyarakat sekitar untuk pupuk perkebunan.

Indukan sapi yang sudah berumur 2 tahun sudah bisa diproduksi air susunya. Perkawinan yang dilakukan untuk indukan sapi dengan cara inseminasi buatan. Untuk kebersiahan kandang juga dilakukan 3 sehari dan untuk jam prokduktivitas sapi selama 6 jam, dimana 3 jam untuk pemerahan susu sapi dan 3 jam untuk program perawatan sapi. Setelah 6 jam produktivitas sapi sudah bisa bebas dikandang. Sapi yang sudah siap untuk diperah digiring ke tempat Milking Parler. Alat atau teknologi yang digunakan untuk memerah susu sudah menggunakan cara moderen. Penggunaan alat yang moderen untuk efisien waktu agar lebih cepat. Tidak hanya efisien waktu saja, tetapi juga untuk memberi kenyaman kepada sapi saat melakukan pemerahn susu. Hasil yang didapat juga bisa lebih maksimal daripada penggunaan cara tradisional. Air susu yang sudah diperah dialirkan ke milk meter untuk mengetahui berapa banyak atau berapa liter susu yang sudah diparah. Kemudian susu dialirkan ketempat produksi untuk diolah untuk menjadikan susu yang siap untuk diminum.

Diruag produksi susu yang siap untuk diminum dijaga ke higienisan untuk menjaga kualitasnya. Alat yang dipakai untuk memproduksi susu sapi dengan cara moderen, dimana proses yang dilakukan sangat singkat dan sederhana. Susu diproses dengan tahapan Homogenisasi yang dilakukan secara mekanik dengan memberi tekanan tinggi 250 bar untuk memperoses lemak susu menjadi satuan kecil hingga antara lemak dan susu tidak terpisah. Produksi yang singkat untuk mendapatkan susu yang alami. Setelah melewati proses produksi kemudian proses pengemasan. Sebelum susu masuk dalam kemasan proses sterilisasi dilakukan kembali terhadap mesin, karton kemasan, dan udara yang mengalir harus dipastikan steril. Untuk karton kemasan sterilisasi dilakukan melalui proses penguapan Hidrogen Peroksaid yang berfungsi untuk menghilangkan bahan kimia pada karton. Dan susu siap didistribusikan ke konsumen.

Video 3 Peternakan Sapi di Luar jawa :

Sapi dikembangbiakkan dengan cara inseminasi buatan, hal tersebut bertujuan untuk menghindari penyebaran penyakit pada sapi. Sapi yang ada dalam perternakan tersebut dibiarkan bebas di ladang untuk mencari makanan sendiri.

Peran Pakan Ternak :

Peran pakan ternak sangatlah berpengaruh dalam kelangsungan budidaya ternak, karena dalam peternakan unsur yang terkandung dalam pakan ternak sangatlah penting. Kenapa dikatakan sangat penting, karena jika unsur kandungan pakan ternak bagus maka akan berdampak positif pada hasil peternakan itu sendiri. Dimana hasil yang akan didapat akan lebih baik daripada yang tidak mementingkan kandungan yang ada dipakan ternak.

Kendala dan Tantangan peternakan yang berkaitan dengan sistem hulu :
Kendala yang dihadapi adalah kurangnya memperhatikan bibit yang akan diternakan unuk peningkatan produksi. Dan juga peran pemerintah dalam membantu peternak kecil sangatlah kurang. Kebanyakan peternak kecil masih menggunakan cara tradisional untuk mengelolah peternakannya. Hal tersebut menyebabkan hasil yang didapat tidak maksimal. Sedangkan untuk mendapatkan alat atau teknologi yang moderen peternak kecil harus mengeluarkan biaya yang besar.

Upaya untuk mengatasi kendala dan tantangan :
Upaya yang harus dilakukan adalah peran pemerintah sangatlah penting untuk meningkatkan kualitas peternakan kecil. Dimana pemerintah memberikan bantuan terhadap peternakan kecil untuk mengelolah peternakannya. Bantuan yang diberikan akan berdampak positif bagi peternakan kecil. Karena dengan adanya bantuan pemerintah peternak kecil dapat mengembangkan peternakannya menjadi lebih moderen. Jika sudah terealisasi maka hasil yang akan didapat oleh peternakan kecil menjadi meningkat.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar