Rabu, 20 Maret 2019

Pengendalian Produksi Peternakan


Pengendalian :
“proses pemantauan aktivitas untuk menjamin bahwa standar dapat terlaksana sebagaimana yang direncanakan dan melakukan langkah koreksi terhadap penyimpangan yang berarti.”

Fungsi :
  1. Mencegah terjadinya penyimpangan-penyimpangan atau kesalahan dengan melakukan pengendalian secara rutin disertai adanya ketegasan-ketegasan dalam pengawasan, yakni dengan pemberian sanksi yang sewajarnya terhadap penyimpangan yang terjadi.
  2. Memperbaiki berbagai penyimpangan yang terjadi. Jika penyimpangan telah terjadi, hendaknya pengendalian dapat mengusahakan cara-cara perbaikan.
  3. Mendinamisasikan organisasi. Dengan adanya pengendalian maka diharapkan sedini mungkin dapat dicegah adanya penyimpangan, sehingga unit organisasi selalu dalam keadaan bekerja secara efektif dan efesien.
  4. Mempertebal rasa tanggung jawab. Dengan adanya pengendalian dari pihak manajemen, maka karyawan diharapkan memiliki rasa tanggung jawab terhadap pekerjaan yang diembannya.
 
Jenis :
  1. Metode Pengendalian Umpan Maju (Mengantisipasi masalah sebelum terjadi).
  2. Metode Pengendalian Berjalan atau Bersamaan (Mengelola masalah pada saat terjadi).
  3. Metode Pengendalian Umpan Balik (Mengelola masalah setelah terjadi).

Proses Pengendalian :
•         Penetapan standard dan metoda untuk  pengukuran prestasi (evaluasi kinerja).
•         Pengukuran prestasi/Kinerja Nyata.
•         Membandingkan kinerja nyata dengan standar yang ditetapkan.
•         Mengambil tindakan jika diperlukan, terutama apabila prestasi di bawah standar.

Langkah-langkah proses pengendalian :
  1. Menetapkan alat pengukur (standar);
    1. Standar phisik
    2. Standar moneter
    3. Standar waktu
  2. Penentuan pengukuran pelaksanaan kegiatan;
    1. Berapa kali pelaksanaan seharusnya diukur
    2. Dalam bentuk apa pengukuran akan dilakukan
    3. Siapa yang akan terlibat
  3. Pengukuran pelaksanaan kegiatan;
a. Pengamatan (observasi)
b. Laporan-laporan baik lisan dan tertulis
c. Metode-metode otomotis, pengujian (test)
4.    Pembandingan pelaksanaan dengan standar dan analisa penyimpangan;
Mengidentifikasi penyebab-penyebab terjadinya penyimpangan
5.    Pengambilan tindakan koreksi;
a.    Mengubah standar
b.    Mengubah penguluran pelaksanaan
c.    Mengubah cara dalam menganalisa


Ciri-Ciri Pengendalian yang Efektif :
•      Akurat
•      Tepat waktu
•      Objektif dan komprehensif
•      Dipusatkan pada titik pengendalian strategis
•      Ekonomis
•      Realistis  dari organisasi.
•      Fleksibel
•      Perspektif dan operasional
•      Diterima oleh anggota organisasi


Perbedaan mendasar antara pengawasan dan pengendalian adalah
  • pengawasan dapat dilakukan secara periodik (berkala) sedangkan
  • pengendalian harus dilakukan setiap saat

Pengertian Pengawasan :
Pengawasan adalah proses dalam menetapkan ukuran kinerja dan pengambilan tindakan yang dapat mendukung pencapaian hasil yang diharapkan sesuai dengan kinerja yang telah ditetapkan tersebut.

Beberapa Gejala yang memerlukan Pengawasan :
•  Terjadi penurunan pendapatan atau profit, namun tidak begitu jelas faktor penyebabnya
•      Penurunan kualitas pelayanan (teridentifikasi dari adanya keluhan pelanggan)
•   Ketidakpuasan pegawai (teridentifikasi dari adanya keluhan pegawai, produktifitas kerja yang menurun, dan lain sebagainya)
•      Berkurangnya kas perusahaan
•      Banyaknya pegawai atau pekerja yang menganggur
•      Tidak terorganisasinya setiap pekerjaan dengan baik
•      Biaya yang melebihi anggaran
•      Adanya penghamburan dan inefisiensi

Proses Pengawasan :


Pengawasan berdasarkan Proses Kegiatan :


Beberapa faktor yang terkait dengan Pengawasan dalam Bidang SDM :
•    Penerapan Employee Discipline System
•    Adanya Career Path
• Pemahaman Manajer atas Motivasi, Kepuasan, serta Gaya Kepemimpinan yang diterapkan

Pengawasan di Bagian Produksi/Operasi :
•      Evaluasi atas Plant Location
•      Evaluasi atas Plant Lay-out
•      Evaluasi atas Production Process and Schedule
•      Evaluasi atas Product Distribution

Pengawasan di Bagian Keuangan :
•      Analisis Laporan Keuangan (Financial Statement Analysis)
•      Manajemen Kas (Cash Management)
•      Pengelolaan Biaya (Cost Control)


Pengawasan di Bagian Pemasaran :
•      Evaluasi atas Pasar Sasaran dan Pasar Potensial
•      Survey atas Perilaku Konsumen dan berbagai Faktor yang terkait dengan Konsumen
•      Evaluasi atas Strategi Pemasaran dan Bauran Pemasaran yang dilakukan

Pengawasan di Bagian Informasi :
•      Penggunaan Teknologi Komputer dan Teknologi Informasi
•      Penerapan Sistem Informasi Manajemen
 

TIGA FAKTOR PENTING DALAM USAHA PETERNAKAN
1. BIBIT /BREEDING
            2. PAKAN
            3. MANAJEMEN:
                        a. Perkandangan
                        b. Kesehatan
                        c. Pengelolaan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar